Cendekiawan Muda dalam Semangat Sinergi Kawasan Asia Tenggara

Cendekiawan Muda dalam Semangat Sinergi Kawasan Asia Tenggara

Walaupun Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia berbasis di Indonesia saja, namun demikian tidak menafikan keberadaan organisasi dan masyarakat cendekiawan lainnya. Untuk itu, semangat memperkuat sinergi dengan masyarakat Asia Tenggara juga dilakukan.

“Saling mengenal dan saling menyapa” demikian tutur Ismail Suardi Wekke, Wakil Ketua Umum Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia. Selama tiga hari, (20-22/8) Ismail berada di Manila dengan salah satu rangkaian acara Science for People yang dilaksanakan Departmen Sains dan Teknologi, Philipina.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail memperkenalkan Akademi Tunas Cendekia Indonesia (ATCI) yang menjadi salah satu program MASIKA. Program ATCI dalam rangka memperkenalkan aktivitas akademik pada generasi muda. Dengan demkian, akan menjadi sarana dalam menarik keterlibatan anak-anak muda dalam menekuni ilmu pengetahuan.

Ismail juga menyampaikan bahwa dengan sinergi dengan perguruan tinggi Philipina merupakan kesempatan untuk memperluas cakrawala. Selanjutnya, secara berkala akan dilaksanakan pula kegiatan-kegiatan dalam skala yang lebih luas. “Tidak saja dalam hal seminar dan pertemuan ilmiah, tetapi bagaimana mengupayakan ilmu pengetahuan bermanfaat untuk masyarakat” demikian disampaikan Ismail seusai menyelesaikan paparan dalam acara Science for People yang berlangsung World Trace Centre, Pasay City, Philipina.

Cendekiawan Muda dalam Semangat Sinergi Kawasan Asia Tenggara
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »